Anak Hilang Asal Lampung Tengah Ditemukan di Banten, Polsek Seputih Surabaya Apresiasi Kerja Sama Lintas Daerah

Lampung Tengah – Polsek Seputih Surabaya Polres Lampung Tengah berhasil mengungkap laporan orang hilang yang sebelumnya dilaporkan oleh pihak keluarga, setelah melalui rangkaian penyelidikan dan koordinasi lintas daerah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Seputih Surabaya, AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H pada Jumat (12/12/25).

Menurut Kapolsek, laporan orang hilang tersebut dilaporkan oleh Suratman (38), warga Kampung Buminabung Ilir, Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah. 

Ia melaporkan bahwa anaknya, Muhammad Nur Hasan Al Ubaidah Lubis alias Ubet, meninggalkan Pondok Pesantren Manshurin, Gaya Baru Satu, Kecamatan Seputih Surabaya, pada Senin (17/11/25) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, pada malam keesokan harinya yakni Selasa (18/11/25), anak tersebut sempat bermalam di rumah pamannya di RB 3, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah.

Namun, keesokan paginya, ia kembali pergi tanpa berpamitan. 

Informasi dari warga juga menyebutkan bahwa pada Rabu malam (19/11/25) sekitar pukul 22.00 WIB, anak tersebut sempat terlihat di kawasan Toko Buah Simpang Randu, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah.

“Mendapatkan informasi tersebut, orang tua korban langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian, namun yang bersangkutan tidak ditemukan. Atas dasar itu, keluarga resmi melapor ke Polsek Seputih Surabaya,” kata Kapolsek.

Setelah menerima laporan terkait adanya orang hilang tersebut, Polsek Seputih Surabaya langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pengecekan TKP di pondok pesantren, memeriksa para saksi, hingga menyebarkan informasi anak hilang melalui media sosial, radio, dan media massa.

Alhasil, pada Minggu (7/12/25), pihak keluarga menerima surat dari Kantor Pos. 

Surat itu dikirim oleh Sdr. Anjul, marbot Masjid Al Hidayah di Cengkareng, Jakarta Barat, yang menginformasikan bahwa dirinya telah menemukan anak tersebut dan menitipkannya di Pondok Pesantren Baitul Salman, Pandeglang – Banten.

Pihak keluarga bersama Polsek Seputih Surabaya pun meminta bantuan Senkom Lampung Satu untuk melakukan pengecekan melalui jaringan Senkom di Serang, Banten. 

Setelah terkonfirmasi bahwa anak tersebut benar berada di lokasi tersebut, Senkom Serang mengamankan anak itu di rumah dinas mereka sambil menunggu penjemputan.

Kapolsek menambahkan bahwa Polsek Seputih Surabaya, Senkom Lampung Satu, serta pengurus Pondok Pesantren Seputih Surabaya segera berkoordinasi untuk melakukan penjemputan. 

Proses penjemputan berlangsung lancar, dan anak tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada orang tuanya pada Selasa (9/12/25) dalam keadaan sehat walafiat.

“Kami bersyukur proses pencarian berhasil dan anak dapat dikembalikan kepada keluarganya dengan selamat. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara kepolisian, keluarga, masyarakat, dan Senkom mitra Polri di dua wilayah,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolsek bahwa motif anak tersebut pergi meninggalkan pondok adalah karena ia tidak ingin atau belum siap melanjutkan kegiatan pendidikan di pesantren. 

"Hal ini terlihat dari perubahan perilaku beberapa waktu sebelumnya, di mana ia beberapa kali meninggalkan atau kabur dari pondok," demikian pungkasnya. (Maria Juwita )

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR