Polda Lampung Ungkap Kasus Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Ratusan Juta

Lampung – Polda Lampung berhasil  mengungkap kasus tindak pidana ekonomi berupa penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi, Rabu (07/01/2026)

Direktur Reskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Derry Agung Wijaya menjelaskan, Berawal dari laporan masyarakat terkait adanya penyaluran pupuk bersubsidi yang tidak sesuai peruntukannya. Pupuk yang seharusnya diterima oleh petani di wilayah Kabupaten Lampung Tengah justru dialihkan ke daerah lain, seperti Kabupaten Tulang Bawang, Sumatera Selatan dan Bengkulu.

" Menindaklanjuti informasi tersebut, Ditreskrimsus Polda Lampung segera melakukan serangkaian penyelidikan hingga penindakan di lapangan. Dari hasil pengungkapan polisi berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang masing-masing memiliki peran berbeda. Adapun peran para tersangka yakni, tersangka satu yang berperan memanipulasi data RDKK. Modus yang digunakan adalah dengan memanfaatkan kondisi ketika sebagian petani tidak mengambil jatah pupuk bersubsidi karena kebutuhan yang minim. Pupuk yang tidak terserap tersebut kemudian dialihkan," Ungkapnya.

" Tersangka kedua berperan sebagai pembeli yang mengumpulkan pupuk bersubsidi. Selanjutnya tersangka ketiga berperan sebagai perantara yang mendistribusikan pupuk ke wilayah di luar sasaran distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Potensi kerugian ekonomi negara ditaksir sekitar Rp 250.000.000 hingga Rp 500.000.000," Lanjutnya.

" Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit kendaraan mobil truck yang digunakan untuk distribusi, sebanyak 1.806 karung pupuk bersubsidi jenis NPK, serta tiga Handphone milik para tersangka. Ketiga tersangka telah ditetapkan namun tidak dilakukan penahanan. Penyidik menerapkan wajib lapor kepada para tersangka karena pasal yang dikenakan memiliki ancaman pidana di bawah lima tahun penjara," jelasnya.

" Saat ini, penyidikan masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut," Pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR