Lampung Utara – Masyarakat pengguna bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 24.345.22 Kalibalangan, yang berada di Jalan Lintas Tengah Sumatra, Desa Kali Balangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, mengeluhkan antrean panjang yang kerap terjadi, khususnya untuk pembelian Solar subsidi dan Pertalite.
Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM subsidi. Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat yang mengandalkan Solar subsidi maupun Pertalite untuk kebutuhan sehari-hari.
Warga menduga antrean panjang tersebut dipengaruhi oleh aktivitas pembelian BBM dalam jumlah besar oleh oknum pelangsir. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.
"Kami berharap BBM subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Jangan sampai masyarakat umum kesulitan mendapatkan BBM karena antrean yang terlalu panjang," ujar salah seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), serta pihak Pertamina dapat meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU tersebut. Langkah pengawasan dinilai penting untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Warga berharap adanya tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat. Dengan demikian, BBM subsidi yang disediakan pemerintah dapat dinikmati sesuai peruntukannya dan antrean panjang yang selama ini dikeluhkan dapat diminimalisir.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU 24.345.22 Kalibalangan maupun Pertamina terkait keluhan masyarakat tersebut. Rabu (17/6/2026)
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak SPBU, Pertamina, maupun instansi terkait atas informasi yang dimuat dalam pemberitaan ini

